🐕🦺 Sinode Godang Hkbp 2020
PelantikanPanitia Sinode Godang HKBP Ke-65 Tahun 2020 by Biro Informasi Friday, 24 April 2020 1346 0 Previous Post Tata Ibadah Minggu MIsericordias Domini, 26 April 2020. Next Post EPHORUS LANTIK PANITIA SINODE GODANG HKBP KE 65 Biro Informasi Computer science is no more about computers than astronomy is about telescopes. - Edsger Dijkstra
LimaPuluh Lima Calon Pendeta Menerima Tahbisan Pendeta di HKBP Sutoyo Ressort Sutoyo. Undangan Penahbisan Pendeta, Guru Huria, Bibelvrouw, dan Diakones di HKBP Siborongborong. Tata Ibadah Minggu UEM 2018. Ephorus Kunjungi HKBP Teluk Mulus dan HKBP Kualadua. Penerimaan Calon Kepala Sekolah Periode ke Dua 2018.
SEYOGIANYA Sinode Godang Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) sudah digelar pada 19 Oktober 2020 dan akan berakhir 25 Oktober 2020. Tetapi, karena pertimbangan situasi pada masa pandemi Covid-19, Ephorus HKBP Dr Darwin Lumbantobing telah mengeluarkan SK No.1147/L08/IX/2020 tentang penundaan sinode godang Ke-65 HKBP menjadi 9-13 Desember 2020.
EphorusHKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar pada hari ini melaksanakan Ibadah Pelantikan Panitia Sinode Godang HKBP ke 66 di Gedung Raja Pontas Lumbantobing, Pearaja Tarutung (Jumat, 1 Juli 2022). Ibadah hari ini dipimpin oleh Pdt. Herwin Simarmata, M.Th dan dihadiri seluruh pelayan dan pegawai Kantor Pusat HKBP.
DalamSinode HKBP ke-65 yang dilaksanakan pada tanggal 9 -13 Desember 2020 di Tarutung, Sumatera Utara, telah terpilih Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, MA sebagai Ephorus HKBP masa bakti 2020-2024.
Medan- Sinode Godang HKBP ke-65 di Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut, yang berlangsung sejak 10 Desember 20202, akhirnya menyelesaikan pemilihan pimpinan periode 2020-2024.
SinodeHKBP akan Digelar Oktober 2020 Nasional 8 September 2020 TARUTUNG, (tubasmedia.com) - Sinode Godang ke-65 HKBP direncanakan akan digelar 19-25 Oktober 2020 di Seminarium Sipoholon, Tarung.
Jauhsebelum pelaksanaan Sinode Godang HKBP 2020 Ephorus Emeritus Pdt Dr SAE Nababan menyampaikan sejenis harapan dan pemikiran guna perbaikan dan perubahan di Gereja HKBP. Terkhusus dalam sistim pemilihan pimpinan HKBP dalam SG HKBP. Harapan itu disasarkannya kepada seluruh sinodesten yang mengikuti SG HKBP, 9-13 Desember 2020.
UI5oG. SEYOGIANYA, Sinode Godang Huria Kristen Batak Protestan HKBP sudah digelar pada 19 Oktober 2020 dan akan berakhir 25 Oktober 2020. Tetapi, karena pertimbangan situasi pada masa pandemi Covid-19, Ephorus HKBP Dr Darwin Lumbantobing telah mengeluarkan SK tentang penundaan sinode godang Ke-65 HKBP menjadi 9-13 Desember 2020. Banyak pihak — karena SK Ephorus tersebut — masuk dalam situasi pro-kontra terhadap penundaan tersebut. Pro-kontra, adalah kondisi umum, ketika sebuah perhelatan sedang berjalan. Tentu, pro-kontra itu, membumi dikarenakan adanya muatan kepentingan, yang boleh jadi sangat menguntungkan bagi pribadi seseorang atau kelompok tertentu. Adanya kepentingan, ya sah-sah saja, apalagi hajatan yang harus dilaksanakan tersebut, sangat kental kaitannya dengan aturan dan peraturan, dimana pucuk pimpinan dan perangkat pendukung lainnya, sudah memang saatnya diganti dan dipilih penggantinya. MEMAHAMI COVID-19 Benar adanya, tahapan demi tahapan menuju Sinode Godang HKBP, sudah dilakukan, dengan pengharapan dapat berjalan lancar, tidak ada rintangan, dan terpilih pucuk pimpinan sesuai agenda maupun aturan-peraturan yang sudah ada. Namun, sebagai manusia — yang diberikan akal lebih hebat dari seluruh ciptaan Tuhan — tentunya, menjadi sangat dan sangat penting untuk mengenal dan memahami apa dan bagaimana pandemi Covid-19 menjadi sebuah ancaman yang sangat merusak tatanan kesehatan dan mematikan. Mari dengan pemikiran yang jernih dan dengan hati yang lemah lembut, untuk memberikan ruang sadar, bahwa lebih penting mencegah bertumbuh-kembangnya Covid-19. Kemudian, mari kita sikapi dengan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap Surat Edaran Bupati Kabupaten Tapanuli Utara dengan Nomor 440/3572/ tertanggal 16 Oktober 2020 tentang Pelaksanaan Acara Adat Istiadat/Pesta, yang poin pertamanya berbunyi, “Mengingat adanya lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara maka acara adat/pesta di Kabupaten Tapanuli Utara ditiadakan dan hanya diperbolehkan acara pemberkatan di gereja/rumah ibadah. Sikap tegas Bupati Tapanuli Utara tersebut, adalah bentuk tindakan dalam melindungi warganya dari kemungkinan terpapar Covid-19 atau menjadi media penyebaran virus corona ke pihak lain. Sipoholon, adalah bagian dari Kabupaten Tapanuli Utara, dan jika Sinode Godang digelar, akan menjadi tempat berkumpul seribuan lebih peserta maupun simpatisan pendukung selama satu minggu. Jangka waktu yang sangat panjang, dan memungkinkan terjadinya sebaran pandemi Covid-19 yang tidak diinginkan oleh siapapun, terkhusus bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara. Jadi, sangat patut kita beri acungan jempol kepada Ephorus HKBP yang lebih memahami tentang pentingnya pencegahan atau pemutusan mata rantai sebaran pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. Patut juga — jika memang sudah semakin melonjak kasus Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara — Ephorus HKBP dapat memperpanjang masa penundaan Sinode Godang. Terkait, masalah sudah berakhirnya masa kepemimpinan Ephorus, biarlah itu menjadi bagian internal HKBP, dan para pucuk pimpinan akan lebih bijak menyelesaikan masalah tersebut. Masalah pandemi Covid-19, adalah masalah bersama yang harus ditanggulangi dengan keterlibatan semua elemen, termasuk di dalamnya HKBP. Semoga kecerdasan yang ada pada kita — yang diberikan Tuhan — dapat kita manfaatkan untuk keselamatan dan kesehatan orang banyak, serta dengan legowo mengenyampingkan napsu memaksakan kehendak, hanya untuk meraih kekuasaan yang tidak abadi itu. Penundaan Sinode Godang, adalah bentuk kepedulian HKBP terhadap upaya pemutusan mata rantai sebaran pandemi Covid-19. ***
Advertisement – Menjelang Sinode Godang HKBP yang direncanakan pada Bulan Oktober 2020, sejumlah harapan muncul untuk Ephorus terpilih nantinya. Di antaranya terkait organisasi pemuda maupun organisasi perempuan di HKBP, yang dinilai belum maksimal. Demikian disampaikan aktifis gereja, Raya Timbul Manurung, kepada Selasa 30/6/2020. “Saya tidak punya jagoan. Saya cuma harapkan Ephorus HKBP yang akan datang dapat menyetujui dan meresmikan pembentukan Organisasi Pemuda HKBP yang urusan eksternal mirip GP Ansor NU. Serta Organisasi Perempuan HKBP mirip Aisiyah Muhammadiyah dan Fatayat /Muslimat NU,” katanya. Kata Raya Timbul, organisasi tersebut nantinya untuk pelayanan HKBP ke arah luar, dalam berbangsa bernegara dan bermasyarakat. Sementara saat ini, sebutnya, NHKBP dan PWD punguan ina sekarang, merupakan pelayanan ke arah dalam dan rutin untuk kegiatan di gereja/jemaat. Terkesan eksklusif dan tidak inklusif. Pengalaman NHKBP Dia lalu mengungkapkan pengalaman sebuah acara NHKBP tingkat nasional. Ternyata Menpora tidak boleh membantu NHKBP dalam dana dan program kegiatan kepemudaan nasional pelatihan, pengiriman keluar negeri, dll. Hal itu karena NHKBP bukan organisasi pemuda yang terdaftar di Depdagri/Menpora. Melainkan hanya sebagai satu seksi bagian dari HKBP yang terdaftar di Departemen Agama. “Pernah bantuan dana untuk kegiatan NHKBP tingkat nasional batal. Penyebabnya, karena ternyata NHKBP bukan organisasi kepemudaan seperti ormas pemuda lainnya. Hal demikian juga terjadi di PWD perkumpulan perempuan,” kata dia. Terkait hal ini, kata Raya Timbul, sewaktu Pdt WTP Simarmata menjabat Ephorus HKBP, ada beberapa hal yang sudah dikerjakan. Antara lain Sudah dilakukan workshop nasional pembentukan dua organisasi tersebut Sudah dilakukan kegiatan Kemah Pemuda National NHKBP – GP Aansor – Pemuda Muhammadiyah. Juga sudah dilakukan pertemuan nasional Perempuan HKBP Sudah dilakukan presentasi persiapan pembentukan organisasi dan rancangan AD/ART di Rapat Gabungan Praeses dan MPS HKBP. Rapat HKBP sudah menyetujui. Peserta rapat yang hadir saat itu adalah termasuk pimpinan HKBP saat ini “Ternyata kepemimpinan HKBP pada saat ini, Pdt Darwin Lumbantobing, tidak mau mewujudkan pembentukan organisasi pemuda dan perempuan HKBP. Mungkin dianggap pimpinan HKBP yang sekarang ini, bahwa yang menjaga NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika cukuplah organisasi GP Ansor NU, GP Muhammadiyah, Fatayat/Muslimat NU, dan Aisyiyah Muhammadiyah,” paparnya, seraya menyebutkan kata-kata, quo vadis domine’. Sebagaimana diketahui, Sinode Godang HKBP akan berlangsung pada Bulan Oktober 2020. Sebelumnya, akan digelar Sinode Distrik pada Bulan Juli- Augustus 2020. Sementara rapat terakhir MPS dan Praeses akan berlangsung Bulan September 2020. reporter Jeremi Taran Navigasi pos
sinode godang hkbp 2020